In

2 Purnama Setelah Kembali ke Tanah Air

Purnama ke-2 setelah saya kembali ke tanah air. Tidak mudah memang hidup dengan kondisi tanah air yang seperti ini, saya jadinya malah semakin stres. Sulit rasanya untuk tetap positif dengan cekokan berita negatif di media massa. Dalam seminggu pertama saya di rumah, rasanya saya berhasil dicuci otak untuk menjadi menjadi super duper pesimis.

Kembali ke Indonesia...panas, semrawut, sumpek, kotor, penuh debu, becek, macet, kebutuhan mahal, liat lowongan kerja gajinya kecil banget,  kejahatan dimana-mana. Lha kok ga ada bagus-bagusnya ya. Rasanya pengen angkat lagi aja koper yang belum dibongkar itu dan kembali ke Jepang. Padahal sih, pas di Jepang juga saya sering merasa ga betah. Sepi. Bosan. Tapi saat ini rasanya seperti mimpi kalau saya pernah tinggal di negara yang serba bersih, teratur dan aman.

Waktu di Jepang pengen pulang (walau dalam hati aja sih...) eh udah di Indonesia pengen balik lagi ke Jepang. Apaaaa sih maumu, Tiara. Tiba-tiba saya sadar. Ternyata saya kurang bersyukur. Saya jadi merasa sangat sedih. Entah sejak kapan saya berubah menjadi pesimistis dan kurang bersyukur seperti itu.

Ada teman menulis di wall fb saya "enak ya jadi kamu". Loh... hahaha. Iya, kehidupan kita yang terasa berat ini tidak jarang merupakan hidup impian orang lain. Iyalah enak, gimana ga enak kalau bisa tinggal di Jepang, jalan-jalan ke Korea, ke Malaysia, makan-makan enak, dandan cantik, pake baju yang modis dsb. Itu kan yang mungkin orang lain lihat di kehidupan saya. Sementara saya jujur aja kadang suka iri liat teman yang walau tinggal di rumah kontrakan yang mungil dan sederhana, tapi punya keluarga yang hangat. Suami yang pekerja keras dan anak yang lucu. 

Saya memang harus lebih banyak bersyukur dan menambal erat-erat perahu saya, biar ga bocor dan kemasukan pikiran-pikiran negatif dan pesimis. Tapi ini bukan pekerjaan sepele, karena saya harus mengeluarkan pikiran negatif dan pesimis yang terlanjur masuk ke dalam pikiran saya.

Hidup adalah perjuangan kan ya. I know it so well (cuma kadang suka khilaf...hehehe). だから、頑張りましょうか!



Related Articles

0 komentar:

Posting Komentar

Cari Blog Ini

Diberdayakan oleh Blogger.

Featured Post

Alam

Saya adalah seorang petualang. Dengan tubuh dan kaki yang kecil ini selalu mencoba menjelajahi setiap pelosok dunia.  Keindahan a...