In

今日…

今日5°Cで晴れるの🌤25日だ。もうすぐ日本語能力試験の結果を発表される。ドキドキしてる。合格かなあ。😖

あまり頑張ったんから、難しかったと思った。😥

Read More

Share Tweet Pin It +1

0 Comments

In

Bercumbu mesra dengan aspal Jepang

Jadi, baru aja saya bikin postingan soal tidak ada tempat yang aman di dunia ini, keesokan harinya saya sukses bercumbu dengan aspal. Entah gimana ceritanya, sepeda saya berhasil akrobat dan sayapun mendarat di atas empuknya aspal dengan posisi tertelungkup. Sakit? Oh tentunya. Tapi saat saya hampir mendarat sempurna di otak saya malah 'aduh itu tas di keranjang jangan sampai jatuh'. Setelah jatuh, saya berdiri dan menuntun sepeda saya sampai beberapa meter saya mulai merasa terhuyung-huyung. 

Saya lalu duduk di sisi jalan, mencoba menghilangkan pening yang mulai terasa. Di otak Indonesia saya 'oke, cari teh manis hangat'. Eh ya keleuuuuus di Jepang cari teh manis. Akhirnya setelah merasa agak segeran, saya ke family mart terdekat. 

Saya segera masuk ke wc, mengecek lutut yang terasa perih. Yes! Lututnya lecet. Saya lalu keluar dan membeli nasi bento dan coklat hangat, lalu duduk di kursi yang tersedia. Gak butuh waktu lama, saya merasa wajah saya dingin, saya pasti pucat. Perut dan kepala mulai aneh. Sepertinya saya mau pingsan. 

Saya lalu kembali ke wc. Meninggalkan tas dan hp tergeletak begitu saja di meja. Tidak butuh waktu lama, sesampainya di wc, sayapun tergeletak lemas di lantai. Saya sudah berpikir, biarlah, mungkin nanti entah siapa akan menemukan saya tergeletak lalu dia memanggil ambulan. Sayangnya hal tersebut tidak terjadi. Karena saya hanya tergeletak selama kurang lebih 10 menit, dan sialnya tidak ada siapapun yang datang. Hahaha.

Saya lalu kembali ke meja, chat haha hihi sambil menghabiskan bento yang saya beli lalu kemudian pulang ke apartemen. Badan terutama tangan kiri saya mulai nyud-nyudan dan bengkak membiru. Saya kompres jari saya, dan saya oles minyak tawon ke bagian tubuh lain lalu sayapun tidur. 

Keesokan harinya, badan nyeri-nyeri. Paha membiru dan jari mati rasa. Bahu dan leher nyeri tidak bisa digerakkan. Walaaaah. Padahal saya sudah punya banyak rencana untuk hari minggu. Akhirnya saya cuma bisa terkapar. Bahkan menggoreng telurpun ternyata sulit tanpa jempol dan telunjuk kiri. 

Hari senin, salju turun. Sakit di bahu kanan sudah hilang. Jari telunjuk mulai bisa digerakkan. Karena penasaran, saya keluar dari kamar sebentar. Demi kenalan dengan si putih. Padahal badan sakit dan kepala pening. Selesai foto-foto, saya kembali mendekam di kamar. 

Hari selasa, niatnya pergi sekolah dan baito. Tapi saya ragu karena kelas di lantai 5, dan baito saya harus bersepeda, not forget to mention, jari saya masih nyud-nyudan. Walhasil saya mencoba pergi ke perpustakaan dan mini market. Saya berhasil kembali dengan selamat, tapi setelahnya badan kembali terasa sakit. 

Dan semua kisah itu membawa kita ke hari ini. Lagi-lagi saya berniat sekolah dan baito. Tapi kemudian paha dan lutut sakit sekali ketika harus naik tangga. Dan saya masih agak parno naik sepeda. Walhasil saya lagi-lagi tidak masuk. Tapi saat diajak ke resto terdekat saya semangat. Haha. Mudah-mudahan besok saya bisa kembali sekolah dan kerja. 

Semua orang yang ngobrol sama saya (kecuali ibu saya) menyuruh saya ke dokter. Tapi saya gak mau. Selain alasan mahal, yaaaa pokoknya ga suka aja kalau  harus ke dokter tuh. Hihi. 

Jari minggu malam: mati rasa, bengkak, mulai biru, nyud2n sampai pergelangan tangan.


Hari ini: udah gak mati rasa, tapi belum bisa digerakkan, sakit kalau kena dingin."


Sebetulnya menurut saya ini gak parah-parah amat lah, tapi cukup bikin repot. Mau ngikat rambut susah, bikin telor ceplok juga susah, pake celanapun susah. Hehe. 

Yaaah, selalu ada waktu untuk pengalaman pertama, termasuk pengalaman pertama mencium aspal Jepang. Tapi gak lagi-lagi deh. Hehehe. 



Read More

Share Tweet Pin It +1

0 Comments

In hidup di Jepang Jepang kehidupan di Jepang salju

Do you want to build a snowman? ☃🌨❄️



View pagi ini dari kamar apartemen! Yippy! やっと雪が降っている‼︎❄️🌨🌨❄️❄️

Berhubung badan masih sakit-sakit hasil akrobat nyium aspal kemaren, saya cuma bisa ngeliat salju dari kamar. Tapi bukan Tiara namanya kalau gak belagu, badan sehatan sedikit, udah pengen ider-ideran (padahal ga sekolah dan ga kerja). 

Keluarlah dari kamar, ke taman terdekat. Saljunya ternyata tebal. 




Ternyata ini terhitung salju lebat, soalnya bus ke bandara aja ditutup, jalan tol juga ditutup. Hmm.

Selesai foto-foto salju saya langsung masuk kamar lagi dan mendekam dibalik selimut. Saya lihat di timeline fb beberapa teman bikin boneka salju..huhu...pengen.  

Read More

Share Tweet Pin It +1

0 Comments

In Jepang Personal

When I googled my name...

'Mba, saya barusan googling nama mba, dapet link pidato mba di youtube. Wah bahasa Jepangnya lancar ya...'

Kira-kira begitu cerita teman yang baru saya kenal beberapa hari ini. Waduh, saya jadi penasaran, info apa yang sekarang google tampilkan tentang saya. Akhirnya sayapun googling nama saya sendiri. Hasilnya adalaaah...jengjreeeng...yang paling mengagetkan adalah: data akademik saya!!! OMG!



Saya tertohok!!! Itu tanggal kelulusannya tercantum dooong! Untungnya data IPK ga ikut dicantumkan. 

Setahun lalu, data saya yang selalu ditampilkan oleh google adalah masa-masa ababil saya ketika aktif bergaul di dunia fandom nasional maupun internasional dan berbagai forum internet. Hahaha. Alhamdulillah sekarang kemajuan, yang ditampilkan yang bagus-bagus aja. Aibnya sudah hilang tertelan waktu. Walau agak sedikit kangen juga sih mengingat masa-masa ababil itu (ups). 

Anyway, hal ini menumbuhkan keinginan baru dalam diri saya. I wanna make my name last in the net. Yes...I have to write. Because writing is what I'm good at. Sehingga saya dapat menggoreskan nama saya di dunia ini. 

Karena manusia mati meninggalkan nama...

Read More

Share Tweet Pin It +1

0 Comments

In Personal

Nowhere safe...

Hari ini saya melihat berita teror di Jakarta. Sejujurnya saya merasa ngeri. Tapi karena saya seorang Mutiara, saya menunjukkan sikap tenang (dan mungkin cenderung seperti tidak peduli). Ya, saya memang begitu. Pikiran dan perasaan boleh kacau, tapi jangan sampai perilaku ikut kacau. Hehehe. Orang mungkin akan berkata 'yah kamu sih tau apa, kamu tinggal jauh di sana...hidup tenang di Jepang'. Ssst..let me tell you a secret! There's no safe place in this earth! If you decide that way. But I decide to believe that...this world belong to my almighty God, Allah. And I believe that He protect me where ever I am. He own this world, He own me. That's why I don't fear anything. Yeah, that's what my mother always said about me. That I'm a fearless girl.

Setiap negara punya permasalahannya sendiri. Bahkan di Jepang yang terkenal aman inipun terjadi tindak kriminal kok. Cuma gak terlalu diekspos media dengan lebay aja. Ada juga berita cucu bunuh neneknya karena kesal, perempuan dibunuh di jalan yang sepi, dsb. Terakhir saya menonton berita tentang meningkatnya penderita HIV di Jepang yang setelah ditelusuri salah satu penyebabnya karena remaja tidak dibekali dengan sex education. Terdengar familiar kan permasalahannya. Masalah ada, tapi gak diekspos dengan lebay.

Kembali lagi pada isu teror di Sarinah, orang Indonesia sepertinya sedang tergila-gila dengan sherlock holmes. Sehingga setiap orangpun bermain detektif-detektifan. Muncul berbagai isu dan perkiraan konspirasi. Ah saya lelah membaca timeline facebook dan obrolan di grup. 

Saya bukan apatis (walau iya, saat pemilu  saya gak ikutan nyoblos), tapi saya memilih untuk tidak terbawa isu. Saya tokh bukan pengamat politik, dan sayapun tidak berminat pada politik. Saya hanya memiliki keyakinan kuat bahwa Tuhan akan menjaga saya kemanapun saya melangkah, ke tempat yang baik, tentunya. Hehehe. 

Semoga Indonesia semakin membaik, dan kalian semua dimanapun kalian berada, tetap berada dalam lindungan Allah. Aamiin. 

Read More

Share Tweet Pin It +1

0 Comments

In

Oniisan, nani gata?

'Oniisan, nani gata?' 

Dalam bahasa Indonesia kalimat di atas diartikan sebagai 'mas, golongan darah kamu apa?'. Jadi ceritanya, seminggu terakhir ini saya sering 'mengganggu' atasan saya dengan pertanyaan itu. Menyebalkannya, dia sepertinya entah dengan alasan apa, ga mau ngasi tau saya golongan darahnya. Padahal selama ini dia sering nanya macem-macem sama saya. Bete gak sih. 

Hari ini, dia iseng gantian nanya ke saya 'Mutiara-chan, nani gata?' Berhubung saya bete, saya jawab 'atatte mite!' (Coba tebak!). Sambil lewat dia ngomong 'AB'. 

Waduh...kok bener! Hahaha. Orang Jepang dilawan.... 

Read More

Share Tweet Pin It +1

0 Comments

In Personal

Tuhan...mana saljuku?

Tuhan...mana saljuku?
Sebetulnya aku ingin berkata seperti itu pada Mu
Tapi aku takut... Takut kemudian Kau turunkan salju yang begitu lebat yang tak sanggup kutahan dinginnya

Tuhan...mana saljuku?
Musim dingin tanpa salju rasanya tak lah lengkap, Tuhan

Tuhan...
Kau tahu, aku sebetulnya takut akan bekunya salju
Tapi, musim dingin tanpa salju terasa tak lengkap...


Read More

Share Tweet Pin It +1

0 Comments

Cari Blog Ini

Diberdayakan oleh Blogger.

Featured Post

Alam

Saya adalah seorang petualang. Dengan tubuh dan kaki yang kecil ini selalu mencoba menjelajahi setiap pelosok dunia.  Keindahan a...