In pisau victorinox

Balada Sebilah Pisau


Jadi, apa istimewanya dengan sebilah pisau? Yaah, pertama, akhirnya setelah lebih dari setengah tahun pengen beli pisau, akhirnya terbeli juga. Kedua, karena ini pisau victorinox!

Err...wait. Kalau kamu tanya, selama ini saya gak pakai pisau, terus pakai apa dong? Jawabnya...saya pakai cutter! Hihihi. Walhasil isinya jadi harus sering-sering ganti karena jadi cepat berkarat.

Ehm, balik lagi ke soal pisau, sebetulnya saya sendiri gak tau apa keistimewaan dari pisau victorinox ini. Yang saya tahu, pisau ini pisau berkualitas dengan merk terkenal, terutama untuk swiss army-nya.

Jadi, saya setiap ke supermarket selalu berusaha mencari pisau. Saya ingin pisau yang ada case bagian blade nya biar aman disimpan dan dibawa-bawa. Tapi akhir-akhir ini pisau yang ada case nya itu ternyata jarang yang jual. kalaupun ada juga lumayan mahal. Sampai akhirnya saya berfikir "yah, kalau memang mahal, kenapa ga beli yang berkualitas sekalian?" sampai akhirnya saya membeli pisau victorinox ini secara agak impulsif (gak terlalu impulsif karena sebelumnya udah puter-puter beberapa supermarket, gak nemu yang dimau).

Kalau dipikirkan, agak berat juga ya, sebilah pisau dengan harga "segitu". Tapi kemudian saya ingat pisau mama saya yang usianya...hmmm... lebih dari 10 tahun sepertinya. So, a nice knives must be worth it's price.

Anyway, setelah browsing sana sini, saya menemukan sedikit info mengenai keistimewaan victorinox ini:

The Swiss Classic 4-Piece 3.25" Spear Tip Paring Knife Set by Victorinox features 4 paring knives, each with a colorful ergonomic handle that fits nicely in your hand, as well as a sharp blade that holds its edge.
This set includes one 3.25-inch spear tip paring knife in each of four colors - yellow, pink, orange and green.
Victorinox knives all have high carbon, stainless steel blades that are hand finished at Victorinox in Switzerland by skilled craftsmen. Each knife is stamped from a single sheet of metal. The blade is then hardened, tempered, ground, polished, etched and finished. Victorinox uses a special tempering process to produce an edge that can be resharpened over and over again.
The contemporary handles of Swiss Classic knives are inspired by the patented fibrox handles of Victorinox's professional knives, which are the preferred tools of chefs around the world. Swiss Classic handles are NSF approved, with minimal crevices to offer hospitality to bacteria.
The pointed tip of this Swiss-made parer is perfectly designed for almost any small task, from hulling strawberries to dicing garlic or chives to deveining shrimp. This versatile parer is also an excellent gardening companion.
Blade Length: 3.25 inches
Swiss-made • Lifetime Warranty

1. Hand finished
2. Dibuat dari selembar metal
3.  Menggunakan proses tempering khusus sehingga dapat ditajamkan berulang kali.

Anyway...karena browsing soal pisau ini, saya jadi tau beberapa hal:
1. Nama, jenis, dan fungsi-fungsi pisau.
2. Cara menggunakan pisau yang baik dan benar (dan ternyata cara saya menggunakan pisau selama ini itu salah!).



Yang saya beli adalah paring knive. Memang di situ disebut delicate and small, tapi untuk tangan saya yang kecil, jatuhnya ngga small juga sih..heuheu. Jatuhnya..cukup pas aja.

Dilihat dari spec nya, sebetulnya paring knives lebih untuk memotong sayur dan buah. Tapi mengingat tajamnya pisau yang saya beli dan ukurannya yang gak pendek-pendek amat, rasanya untuk daging juga masih bisa.

Jadi, udah punya pisau jenis apa aja?

Related Articles

0 komentar:

Posting Komentar

Cari Blog Ini

Diberdayakan oleh Blogger.

Featured Post

Alam

Saya adalah seorang petualang. Dengan tubuh dan kaki yang kecil ini selalu mencoba menjelajahi setiap pelosok dunia.  Keindahan a...